Warna Pakaian Umrah untuk Wanita Tidak Harus Putih

Ada begitu banyak serba-serbi mengenai ibadah umrah yang dapat diketahui oleh kaum muslimin sebelum menunaikan ibadah umrah. Diantaranya, adalah pembahasan mengenai warna pakaian umrah untuk wanita. Dimana umumnya, banyak jamaah umrah wanita yang salah paham atau salah mengartikan, bahwa warna pakaian umrah putih adalah Sunnah.

Dimana yang benar, hukum Sunnah sendiri ditetapkan terhadap pakaian ihram laki-laki, layaknya hadits riwayat Ahmad yang artinya adalah : “Sebaik-baik pakaian yang kalian kenakan merupakan pakaian berwarna putih, maka kenakanlah dia dan kafanilah mayat kalian dengannya.”

Lalu, jika hal tersebut berlaku terhadap pakaian ihram pria, bagaimana dengan warna pakaian umrah untuk wanita? Berikut ini adalah pembahasannya.

Ketentuan Umum Pakaian Umrah Wanita

Diantaranya, terdapat sejumlah ketentuan umum dalam pakaian umrah seorang wanita. Dimana hal ini perlu dipahami sebelum mengetahui warna tertentu yang digunakan dalam pelaksanaan ibadah umrah maupun haji.

Dimana, sebagaimana dengan kewajiban seorang muslimah dalam menjaga aurat dan kemaluannya, ketentuan pakaian umrah sendiri juga didasari oleh hal tersebut. Dimana pakaian tersebut adalah pakaian yang benar-benar menutup aurat wanita secara keseluruhan, bukan merupakan pakaian ketat yang membentuk lekuk tubuh wanita tersebut, serta sebaiknya agak gelap agar tidak mengundang datangnya fitnah.

Namun, artian penggunaan pakaian dalam warna gelap ini, tidak diharuskan warna hitam dan lain sebagainya.

Pendapat Ulama Mengenai Warna Pakaian Umrah Wanita

Disebutkan, bahwa seseorang pernah bertanya dengan Abdul Aziz bin Baz pada suatu kesempatan. Dimana, pertanyaan yang dilontarkan ini berkaitan dengan pakaian umrah bagi wanita, yang bunyinya adalah sebagai berikut.

“Apakah seorang muslimah boleh berihram dengan pakaianan apa saja yang ia kehendaki?” Ungkap penanya tersebut kepada Abdul Aziz bin Baz. 

Menanggapi pertanyaan dari sang penanya Abdul Aziz bin Baz pun menyampaikan jawabannya. Dimana ia mengiyakan pertanyaan yang disebutkan oleh penanya, dimana poin utamanya adalah wanita dapat menggunakan pakaian ihram sesuai dengan apa yang ia kehendaki atau inginkan, tidak seperti anggapan orang awam pada umumnya. Karena pada hakikatnya, pakaian ihram wanita tidak memiliki ketentuan khusus.

Namun, yang perlu dan penting untuk diperhatikan adalah esensi dari pakaian itu sendiri, dimana pakaian yang digunakan oleh jamaah wanita tersebut, haruslah pakaian yang menutup aurat, tidak transparan atau membentuk lekuk tubuh, dan lain sebagainya.

Jadi, warna pakaian umrah seorang wanita tidak harus putih

Ya, berdasarkan dengan penjelasan di atas, telah didapatkan kesimpulan bahwa warna pakaian umrah seorang wanita tidak harus putih, tidak juga harus hitam, dan dengan warna-warna tertentu lainnya. Yang terpenting, dalam menggunakan pakaian umrah adalah memperhatikan esensi dari pakaian itu sendiri.

Jika dikhawatirkan dapat mengundang fitnah, maka sebaiknya pakaian tersebut dihindari untuk dikenakan. Karena, pakaian yang menutup aurat dengan baik dan sempurna merupakan poin utama dalam pakaian umrah itu sendiri.

Anda ingin memperoleh perjalanan suci yang nyaman dan aman? Jika iya, maka Anda dapat bergabung bersama Retali. Informasi selengkapnya dapat Anda telusuri melalui halaman website Retali.

Ikuti Instagram @retaliumrah.id untuk update kabar terkini seputar haji dan umrah serta wisata halal. Wujudkan impian Anda ke tanah suci bersama Retali, ibadah nyaman sesuai Sunnah dan terjangkau.