Sholat Isyroq dan Sholat Dhuha Punya Arti yang Sama?

Sholat adalah rukun Islam yang kedua. Wajib bagi setiap Muslim untuk melakukan shalat lima waktu secara teratur pada waktu yang ditentukan. Selain shalat wajib lima waktu, ada beberapa shalat sunnah termasuk sholat Isyroq dan sholat Dhuha.

Kedua sholat tersebut memilki banyak keutamaan untuk siapa saja yang mengerjakan. Namun, banyak orang yang belum memahami dan bertanya, apakah kedua sholat tersebut memiliki arti yang sama?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak pembahasan berikut hingga akhir!

sholat Isyraq dan sholat Dhuha

Pengertian Sholat Dhuha

Shalat Dhuha merupakan sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu Dhuha. Secara etimologi Dhuha merupaakan waktu saat matahari terbit hingga pada siang hari. Sementara menurut ulama fikih, merujuk pada Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 27:221, Dhuha merupakan waktu saat matahari meninggi sampai waktu zawal atau bergesernya matahari dari tengah langit.

Pengertian Sholat Isyroq

Di sisi lain, sholat Isyraq berkaitan dengan waktu isyraq ataupun syuruq, matahari terbit. Jadi sholat Isyroq dan sholat Dhuha adalah sama. Para ulama dan ahli hadits berpendapat bahwa shalat Isyraq merupakan shalat sunnah yang dilaksanakan setelah terbitnya matahari sampai tiba waktu zawal.

Penyebutan shalat Isyraq diketahui berdasarkan penamaan dari sahabat Nabi Muhammad SAW yaitu Ibnu ‘Abbas.

Dari ‘Abdullah bin Al-Harits, ia berkata, Ibnu ‘Abbas pernah tidak shalat Dhuha sampai-sampai kami menanyakan beliau pada Ummi Hani, aku mengatakan pada Ummi Hani, “Kabarilah mengenai Ibnu ‘Abbas.”

Kemudian Ummu Hani mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah shalat Dhuha di rumahku sebanyak delapan rakaat.”

Kemudian Ibnu ‘Abbas keluar, lalu ia mengatakan,

“Aku telah membaca antara dua sisi mushaf, aku tidaklah mengenal shalat Isyraq kecuali sesaat.” (Allah berfirman yang artinya),

“Mereka pun bertasbih di petang dan waktu isyraq (waktu pagi).” (QS. Shaad: 18).

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Ini adalah shalat Isyraq.” (HR. Ath-Thabari dalam kitab tafsirnya, juga diriwayatkan oleh Al-Hakim. Syaikh Muhammad Bazmul mengatakan bahwa atsar ini hasan dilihat dari jalur lainnya.

Apakah Sholat Isyroq dan Sholat Dhuha Sama?

Para ulama tidak membedakan shalat Dhuha dan shalat Isyraq. Meskipun, terdapat pula ulama yang berpendapat bahwa shalat Isyraq dan shalat Dhuha adalah dua sholat yang berbeda. Menurut para ulama ini, shalat Isyraq adalah shalat yang dilaksanakan selepas matahari terbit saat waktu makruh dilaksanakannya shalat telah berlalu.

Namun, mayoritas ulama berpendapat bahwa Sholat Dhuha, Sholat Ishraq, dan Sholat Awwabin adalah sama. Pandangan mayoritas ulama dan ahli hukum di atas didasarkan pada fakta bahwa tidak ada sumber yang membuat perbedaan.

Keutamaan Sholat Isyroq dan Sholat Dhuha

Dari sisi keutamaan, tak ada perbedaan antara Sholat Dhuha dan Sholat Isyroq. Dari Anas bin Malik radhiyallahu, Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang melaksanakan sholat subuh secara berjamaah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan sholat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umrah.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.” (HR. Tirmidzi no. 586)

Dari hadist tersebut dapat disimpulkan bahwa pahala yang didapatkan dengan melaksanakan sholat ini sangatlah besar. Semoga penjelasan di atas dapat membantu Anda memahami sholat Isyroq dan sholat Dhuha.

Jika Anda memiliki keinginan untuk pergi ke Baitullah dan melaksanakan ibadah Umrah, pastikan untuk menghubungi Retali melalui website atau Instagram @retaliumrah.id.