Keutamaan Shalat Berjamaah dalam Islam, Menakjubkan!

Keutamaan shalat berjamaah dalam Islam sangatlah besar. Pelaksanaan salat berjamaah merupakan praktik Islam yang agung di mana kesetaraan dan keadilan diwujudkan. Tua dan muda, kaya dan miskin, kuat dan tertindas, berpengaruh dan jelata, semua berkumpul dalam barisan beribadah di hadapan Allah SWT, tanpa perbedaan.

Islam adalah agama dengan tatanan sosial yang besar, dan ketika umat muslim di suatu wilayah bertemu dalam sholat berjamaah lima kali setiap hari, maka tentu kita bisa membayangkan manfaat yang tak terhitung banyaknya.

Dari sisi spiritual, Allah SWT menjanjikan banyak keutamaan untuk mereka yang melaksanakannya. Dalam berbagai riwayatpun Rasulullah SAW menekankan umatnya untuk melakukan shalat berjamaah. Di bawah ini adalah keutamaan – keutamaan shalat berjamaah dalam Islam.

Keutamaan Shalat Berjamaah dalam Islam

Pahala yang Berlipat

Jika kita melihat sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya, kita pasti akan menemukan bahwa mereka tidak pernah meninggalkan shalat fardhu tanpa melakukan shalat berjamaah di masjid. Mereka hanya meninggalkannya ketika kondisi atau situasi tidak memungkinkan seperti hujan lebat atau terlalu berbahaya.

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, beliau berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Shalat jama’ah lebih utama daripada shalat sendirian sebanyak 27 derajat.”

Pengampunan Dosa

Utsman bin ‘Affan berkata bahwa beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda,

“Barangsiapa berwudhu untuk shalat, lalu dia menyempurnakan wudhunya, kemudian dia berjalan untuk menunaikan shalat wajib yaitu dia melaksanakan shalat bersama manusia atau bersama jama’ah atau elaksanakan shalat di masjid, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.”

Perlindungan dari Iblis

Shalat berjamaah tak hanya melipatgandakan pahala, namun juga melindungi dari kejahatan Iblis. Abu RA berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah terdapat tiga orang di satu desa atau kampung yang tidak ditegakkan shalat di sana kecuali mereka telah dikalahkan oleh setan. Maka haruslah bagi kalian untuk berjamaah, sebab serigala hanya akan memakan domba yang jauh dari kawannya.’” 

Hadits ini menekankan pentingnya shalat berjamaah dan kekuatannya dalam melawan setan. Orang yang memisahkan diri dari jamaah, diibaratkan seperti domba yang terpisah dari kawanannya dan menjadi sasaran serigala.

Menghindari Kemunafikan

Hasan al-Bashri, pernah berkata, “Tidak ada yang takut pada kemunafikan kecuali seorang mukmin. Tidak ada yang merasa aman dari kemunafikan kecuali orang munafik.” Nah, keutamaan shalat berjamaah dalam Islam yang luar biasa lainnya adalah menjauhkan dari kemunafikan.

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, 

“Salat yang dirasakan berat bagi orang-orang munafik adalah sholat Isya dan salat subuh, sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.”

Mempromosikan Kesejahteraan

Penelitian ilmiah membuktikan bahwa shalat yang dilakukan secara berjamaah meningkatkan kesejahteraan psikologis. Apabila dibandingkan dengan sholat yang dilakukan secara sendirian, shalat berjamaah memiliki kontribusi positif pada tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi. 

Tak hanya itu, penelitian juga menunjukan bahwa shalat berjamaah memiliki efek positif pada kesehatan mental dibandingkan bentuk kegiatan sosial lain. Bersosialisasi di masjid juga dikatakan dapat membantu remaja memperoleh jati dirinya. 

Kesimpulannya manfaat yang didapatkan dari shalat berjamaah sangat belimpah. Mulai dari pahala berlipat ganda, melindungi diri dari setan dan kemunafikan, dan memiliki efek positif pada kesehatan mental dan kesejahteraan. 

Tak tak hanya memperkuat iman individu, keutamaan shalat berjamaah dalam Islam juga berpotensi memperluas jaringan umat Islam. Maka bersama-sama kita harus berusaha untuk membiasakan shalat berjamaah di Masjid. 

Follow @retaliumrah.id untuk informasi menarik lainnya. Sebagai travel umrah terpercaya, pelayanan istimewa yang ditawarkan Retali akan membantu Anda fokus untuk beribadah di Baitullah.