Haji Qiran Ifrad dan Tamattu yang Perlu Diketahui

Haji qiran Ifrad dan tamattu merupakan istilah yang tidak lagi asing untuk kita temukan. Menjadi salah satu bentuk ibadah yang dilaksanakan dengan penuh kesiapan dan pembekalan yang matang. Pelaksanaan ibadah haji perlu diperhatikan dengan baik mulai dari keseluruhan tuntunannya, hingga syarat dan rukun yang semestinya terpenuhi dengan baik.

Keistimewaan dan kemuliaan ibadah haji tentunya dapat kita raih dengan menjalankan ibadah haji tersebut secara baik dan benar. Antara lain Sesuai dengan kesepakatan para ulama terdapat tiga cara pelaksanaan haji yang sesuai dan disandarkan dengan sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Yang mana ketiga jenis cara Haji tersebut ialah haji qiran, haji ifrad, dan haji tamattu.

Ketiganya memiliki perbedaan masing-masing, yang perlu untuk diketahui sebagai bekal pemahaman Anda sebelum nantinya melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. 

Artikel ini nantinya diharapkan mampu memberikan wawasan kepada anda, sekaligus membentuk kesiapan baik secara lahiriah maupun batin. Apa saja sejumlah hal yang perlu diketahui dari ketiga cara pelaksanaan Haji tersebut? Berikut ini adalah penjelasannya.

Haji Tamattu

Yang pertama ada haji tamattu. Merupakan salah satu cara pelaksanaan haji yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu Alaihi wasallam. Sebagaimana dalam sabdanya yang pada saat itu Rasulullah memerintahkan para shahabat yang berihram untuk haji bersama-sama dengan umrah (haji qiran), sementara mereka tidak membawa hewan qurban.

Beliau kemudian memerintahkan kepada mereka untuk menjadikan ihram tersebut sebagai ihram umrah (haji tamattu’). Kemudian mereka pun menunaikan tawaf dan sa’i, serta mencukur rambut dan lakukan tahalul.

Dalam hal ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengatakan bahwa ihram mereka semula (haji qiran) itu batal atau tidak sah, tetapi beliau hanya lebih kepada menyarankan untuk mereka (para sahabat) dalam melakukan cara haji yang lebih baik (yaitu haji tamattu’). 

Haji tamattu sendiri dapat didefinisikan sebagai ibadah haji yang dilakukan dengan berihram untuk umrah pada bulan-bulan haji (yakni bulan Syawal, Dzul Qa’dah dan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah), dan diselesaikan umrahnya pada waktu-waktu itu. Kemudian berihram untuk haji dari Mekkah atau sekitarnya pada hari Tarwiyah (tanggal 8 Dzulhijjah) pada tahun umrahnya tersebut.

Haji Qiran

Secara umum kita mengenal Haji qiran sebagai haji yang dilaksanakan bersamaan atau beriringan dengan umrah. Pengertian tersebut nyatanya tidak keliru karena Haji qiran sendiri dapat diartikan sebagai yang dilakukan secara sekaligus bersamaan dengan umrah.

Ihram pada haji qiran dilakukan secara sekaligus dengan diteruskan berihram tanpa melakukan tahallul. Kecuali pada tanggal 10 Dzulhijjah. Atau berihram untuk umrah terlebih dahulu, kemudian melakukan tawaf untuk umrah memasukkan niat haji.

Haji Ifrad

Dalam membahas Haji qiran dan haji tamattu, berikutnya adalah pembahasan mengenai haji ifrad. Haji Ifan menjadi salah satu dari ketiga cara pelaksanaan haji yang telah disepakati oleh para ulama.

Haji Ifrad sendiri memiliki definisi yang berbeda dari Haji qiran maupun haji tamattu. Diantaranya pelaksanaan Haji ifrad ini dapat diartikan sebagai berihram untuk haji dari miqat, atau dari Mekkah bagi penduduk Mekkah, atau dari tempat lain di daerah miqat bagi para pendatang atau penduduk yang tinggal di daerah miqat tersebut.

Para jemaah kemudian tetap dalam keadaan ihramnya, sampai dengan datanya hari nahar apabila mereka membawa hewan kurban. Namun, Jika tidak membawanya maka dianjurkannya untuk membatalkan niat hajinya dan menggantinya dengan umrah, selanjutnya melakukan tawaf, sa’i, mencukur rambut dan bertahallul, sebagaimana perintah Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Demikian penjelasan secara singkat mengenai Haji qiran Ifrad dan tamattu. Semoga Allah selalu memberikan kemudahan untuk mendekatkan diri kepadanya termasuk memudahkan kita untuk menunaikan ibadah Haji dan Umrah.

Untuk Anda yang mempunyai rencana untuk menunaikan ibadah Umrah namun masih memiliki kendala, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Retali. Ikuti @retaliumrah.id di Instagram untuk informasi lebih lanjut.

Share this post:
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp