Hadits Tentang Keutamaan Haji Sebagai Ibadah yang Mulia

Menjadi salah satu dari lima rukun Islam yang wajib dilaksanakan jika mampu, ada beberapa hadits tentang keutamaan haji. Sehingga setiap muslim diharapkan untuk melakukannya setidaknya sekali dalam hidup mereka. 

Setiap tahun pada bulan Dzulhijjah, ada sekitar 2 juta umat muslim yang mengunjungi Kota Suci untuk melaksanakan ibadah tersebut. Ibadah ini harus dilakukan dalam keadaan suci Ihram serta dilarang keras untuk terlibat dalam segala jenis dosa. 

hadits tentang keutamaan haji

Hadits Tentang Keutamaan Haji

Seringkali dikatakan bahwa haji sebenarnya adalah undangan dari Allah SWT ke Baitullah. Haji mendukung semangat persaudaraan, persatuan, dan kesetaraan, dimana mampu menyatukan umat Islam dari seluruh dunia. Dikatakan pula bahwa siapa pun yang melakukan haji dengan hati yang murni akan kembali ke rumah dengan penuh kesucian. 

Selain melambangkan kepositifan dan kebaikan, haji sebagai perwujudan kembali ketaatan dan pengorbanan Nabi Ibrahim (AS) kepada Allah SWT adalah bentuk kehormatan tertinggi yang diperoleh seorang Muslim. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pentingnya haji dalam Islam, berikut adalah hadits tentang keutamaan haji.

Haji Menghapus Semua Dosa 

Dalam sebuah peristiwa, Abu Hurairah mengatakan bahwa ia mendengar Nabi Muhammad SAW berkata, 

“Siapa yang berhaji ke Ka’bah lalu tidak berkata-kata seronok dan tidak berbuat kefasikan maka dia pulang ke negerinya sebagaimana ketika dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari no. 1521). 

Haji Adalah Cara Mendapatkan Pahala Jihad bagi Wanita

Jihad adalah berperang atas nama Allah SWT. Menurut sebuah riwayat oleh Aisyah RA, Nabi Muhammad (SAW), dalam sebuah kesempatan, berkata, 

“Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhol. Apakah berarti kami harus berjihad?” “Tidak. Jihad yang paling utama adalah haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 1520)

Dijanjikan Surga

Allah SWT telah berjanji bahwa siapa pun yang melakukan haji dengan hati yang murni akan diganjar dengan surga atau Jannah. Hal ini dapat dibuktikan dengan sebuah hadits yang mengatakan, 

“Umrah yang satu ke yang lain adalah penghapus bagi apa yang ada di antara mereka, dan haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga.” (Bukhori dan Muslim)

Manfaat Haji

Selain berbagai keutamaan yang telah dijelaskan pada hadits tentang keutamaan haji diatas, ada berbagai manfaat lain haji terutama bagi individu yang melaksanakannya dengan sungguh-sungguh.

Haji Mensucikan Jiwa

Ibadah haji memotivasi umat Islam untuk melakukan perbuatan baik dengan memoles hati nurani mereka dan meningkatkan rasa moral mereka. Ini memainkan peran penting dalam membangun kembali dasar kemurnian, kejujuran, dan integritas di hati setiap individu, mendorong masyarakat Muslim menjadi lebih saleh. 

Haji Membangun Karakter 

Seorang Muslim selama menunaikan haji di kota suci Mekah mungkin menghadapi beberapa kesulitan ketika menetap di lingkungan baru. Mereka akan terlatih untuk bersabar dalam menjalani ibadah haji yang penuh tantangan hingga menuju proses kepasrahan yang menenangkan dan menentramkan jiwa. 

Sehingga pada akhirnya ibadah haji membangun karakter setiap muslim yang menjalaninya dengan ikhlas. Diharapkan bahwa setelah menunaikan ibadah Haji sikap-sikap seperti itu mampu dipertahankan untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Nah, setelah membaca beberapa hadits tentang keutamaan haji diatas semoga kita dimudahkan untuk berangkat ke Baitullah. Namun untuk Anda yang belum dapat melaksanakannya karena berbagai hal, Anda dapat beribadah Umrah bersama Retali. Temukan @retaliumrah.id di Instagram dan dapatkan info menarik lainnya.