Dalil Tentang Umrah Beserta Artinya yang Wajib Diketahui!

Sebagai bentuk ibadah yang menguatkan ikatan batin antara seorang muslim dengan Tuhan-Nya. Umrah menjadi bentuk ibadah Sunnah, bahkan wajib dijalankan oleh seorang muslim yang mampu setidaknya sekali dalam seumur hidup. Dimana hal ini, termuat dan berbagai dalil tentang umrah. 

Diantaranya, beragam dalil tentang umrah yang membahas mengenai keutamaan dan kewajiban ibadah mahdhah tersebut. Dapat dijumpai sejumlah tuntunan dalam naskh (Al Qur’an dan Hadits) lantas, seperti apa saja dalil tentang umrah yang dibahas dalam artikel berikut? Inilah pembahasannya.

QS. Al Maidah Ayat 94

Dalil tentang umrah yang dibahas dalam artikel ini antara lain adalah QS. Al Maidah ayat 94. Dimana, QS. Al Maidah ayat 94 yang berbunyi :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَيَبْلُوَنَّكُمُ ٱللَّهُ بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلصَّيْدِ تَنَالُهُۥٓ أَيْدِيكُمْ وَرِمَاحُكُمْ لِيَعْلَمَ ٱللَّهُ مَن يَخَافُهُۥ بِٱلْغَيْبِ ۚ فَمَنِ ٱعْتَدَىٰ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَلَهُۥ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Artinya : “Wahai para mukmin (orang-orang yang beriman) Niscaya Allah akan memberi kamu ujian dengan menghadirkan sesuatu dari seekor binatang buruan yang dapat dengan mudah diperoleh dari tangan dan tombakmu supaya Allah dapat mengetahui siapa saja orang-orang yang takut kepada-Nya, walaupun ia tidak dapat melihat-Nya. Siapa saja yang melanggar batasan setelah itu, maka untuknya azab yang begitu pedih.”

(QS. Al Maidah Ayat 94)

Tafsir Kementerian Agama RI

QS. Al Maidah ayat 94 merupakan ayat yang menjelaskan mengenai larangan yang Allah berikan kepada orang yang berihram untuk menunaikan ibadah haji atau umrah. Dimana pada dasarnya, ketika seseorang tengah melaksanakan ibadah haji dan umrah, ia dilarang atau diharamkan untuk membunuh hewan buruan yang terdapat di darat. Yang mana hewan-hewan buruan ini dapat diperolah dengan mudah.

Seorang hamba yang benar-benar konsisten atau Istiqomah dalam menjalankan ibadah-Nya tersebut, dan menjauhi berbagai larangan yang ditetapkan. Adalah bentuk perilaku terhadap penumbuhan ketakwaan dan keimanan yang sangat baik. Namun sebaliknya, mereka yang dapat melampaui batas, justru akan merasakan azan yang pedih di akhirat kelak.

Tafsir Al Wajiz

Dalam tafsir Al Wajiz, dijelaskan bahwa larangan yang terdapat dalam Qs. Al Maidah ayat 94 ialah supaya apa yang diperintahkan oleh Allah berupa kondisi orang-orang yang taat dan takut kepadaNya dalam keadaan sembunyi-sembunyi menjadi tampak.

Layaknya, orang-orang yang takut kepada-Nya dengan terang-terangan. Oleh karenanya, siapa saja yang menentang perintah tersebut, usai adanya larangan dalam QS. Al Maidah tersebut,  maka baginya, ia akan mendapati azab yang pedih di dalam neraka Jahanam.

Itulah, penjelasan mengenai dalil dalam QS. Al Maidah ayat 94. Tentunya, sebagai seorang muslim yang baik dan taat, penting bagi kita dalam mengetahui dan memahami betul, apa saja ketentuan, kewajiban, dan larangan yang perlu dihindari selama pelaksanaan ibadah suci layaknya umrah.

Dimana hal ini, perlu dilakukan untuk menghadirkan ibadah umrah yang sesuai dengan tatanan syariat Islam dan dapat menjadi ibadah umrah yang sebaik-baiknya ibadah.

Untuk itu, agar Anda dapat memperoleh perjalanan suci yang nyaman dan aman sesuai dengan ketentuan dan tuntunan syariat. Anda dapat bergabung bersama Retali. Informasi selengkapnya dapat Anda telusuri melalui halaman website Retali.

Ikuti Instagram @retaliumrah.id untuk update kabar terkini seputar haji dan umrah serta wisata halal. Wujudkan impian Anda ke tanah suci bersama Retali, ibadah nyaman sesuai Sunnah dan terjangkau.