Begini Tata Cara Umrah Sesuai Sunnah yang Tepat

Disebut haji kecil, umrah merupakan ibadah yang dilakukan di Kota Suci Mekah. Tata cara umrah mirip dengan haji namun dapat dilakukan kapan saja. Jika Anda berencana melaksanakan umrah, artikel ini berisi panduan umrah sederhana yang mungkin membantu Anda memahami bagaimana melakukannya.

Apa itu Umrah? 

Kata Umrah dalam bahasa Arab dapat didefinisikan sebagai kunjungan. Namun, dalam terminologi Islam, umrah mengacu pada kunjungan ke Baitullah untuk melakukan ziarah. 

Ini adalah ibadah yang sesuai ajaran Nabi Salallahu Alaihi Wasallam. Berbeda dengan haji yang merupakan ziarah yang lebih besar yang dilakukan pada hari-hari tertentu Dzulhijjah, Umrah dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun.

Tata Cara Umrah

Tata Cara Umrah

Berikut ini adalah tata cara melaksanakan ibadah Umrah :

Berihram

Sebelum berihram dianjurkan untuk mandi junub dan memakai wangi-wangian. Bagi laki-laki pakaian ihram berupa dua lembar kain yang memiliki fungsi sebagai penutup pundak dan sarung. 

Sementara bagi wanita, pakaian ihram adalah sebagaimana ketentuan yang disyariatkan. Setelah menggunakan pakaian ihram, selanjutnya berihram dari miqat dengan mengucap “labbaik umroh”.

Dilanjutkan dengan memperbanyak talbiah “Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”. Untuk laki-laki dianjurkan untuk mengucapkan dengan suara yang keras, sedangkan perempuan dianjurkan dengan suara yang lirih.

Jika Takut Berhalangan

Apabila Anda takut atau khawatir tak mampu menyelesaikan ibadah karena terhalang suatu hal atau sakit maka diperbolehkan mengucap “Allahumma mahilli haitsu habastani”. 

Nantinya dengan mengucap kalimat tersebut, jika Anda berhalangan dalam menyempurnakan manasik Anda diperbolehkan bertahallul dan untuk itu tidak diwajibkan membayar dam.

Masuk Masjidil Haram

Memasuki Masjidil Haram dianjurkan dengan mendahulukan kaki kanan dan membca doa : “Allahummaf-tahlii abwaaba rohmatik”. Kemudian mendekat ke Hajar Aswad, menghadapnya sambil melafalkan “Allahu akbar” atau “Bismillah Allahu akbar” dilanjutkan dengan mengusap memakai tangan kanan dan menciumnya.

Selanjutnya, melakukan thawaf umrah sebanyak 7 putaran yang dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad. Disunnahkan untuk berlari kecil pada 3 putaran awal dan berjalan biasa pada 4 putaran akhir.

Setelah melaksanakan thawaf, kemudian menuju makam Ibrahim untuk melaksanakan shalat sunnah thawaf di belakang Maqam Ibrahim. Setelah shalat dua rekaat, disunnahkan untuk minum air zam-zam lalu ke Hajar Aswad dengan bertakbir, jika memungkinkan dianjurkan untuk mengusap dan menciumnya atau hanya memberi isyarat kepadanya.

Sa’i

Untuk melakukan Sa’i, Anda akan menuju Bukit Shafa. Ketika sa’i, tidak ada dzikir dan bacaan tertentu, maka diperbolehkan untuk berdzikir atau berdoa dengan bacaan-bacaan yang dikehendaki.

Bertahallul

Setelah melaksanakan semua tata cara sa’i, maka Anda harus bertahallul dengan cara memendekkan seluruh rambut di kepala atau menggundulinya bagi laki-laki. Sedang bagi wanita, bertahallul dilakukan dengan memotong satu ruas rambutnya.

Itulah tata cara Umrah yang kami jabarkan secara ringkas. Jika Anda sudah memutuskan untuk menunaikan umrah tahun ini, jangan sia-siakan kesempatan tersebut. Akui kenyataan bahwa Anda termasuk di antara sedikit orang yang dipilih oleh Allah untuk kehormatan ini. Untuk Anda yang baru merencanakannya, Anda dapat menghubungi Retali untuk mengkonsultasikan kebutuhan Anda. Retali adalah travel Umrah profesional yang terdaftar di Kemenag RI. Dengan Retali Anda akan mendapatkan pengalaman Umrah luar biasa dengan harga yang terjangkau. Ikuti @retaliumrah.id di Instagram untuk berbagai penawaran menarik.