Apakah Benar Doa Umrah Tidak Ada Dalilnya?

Setiap doa yang baik tentunya harus sesuai dengan syariat yang bersumber dari Al-Quran dan Sunnah, termasuk juga doa umrah ini. Saat Anda menjalani ibadah umrah, doa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tata cara umrah itu sendiri.

Secara bahasa, doa merupakan permintaan atau permohonan. Sedangkan menurut istilah, doa adalah bentuk penyerahan diri kepada Allah ketika memohon dan meminta agar terhindar dari segala macam keburukan.

Selain itu, Rasulullah Saw bersabda bahwa doa itu merupakan inti dari ibadah. Karena itulah, setiap tata cara umrah dilengkapi doa agar ibadah suci ini dapat berjalan dengan sempurna.

Untuk memahami doa umrah lebih lanjut, artikel ini juga akan membahas mengenai tata cara umrah. Hal ini dikarenakan kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Doa Umrah dan Tata Caranya

Seperti yang Anda ketahui, tata cara umrah harus dilakukan secara urut. Bahkan pelaksanaannya dimulai saat Anda meninggalkan rumah hingga Anda sampai ke tahap Miqat di Masjid Dzulhulaifah. 

Tata cara umrah ini juga dilakukan dengan diiringi membaca doa. Karena itulah, sebagai jamaah umrah, Anda paling tidak memahami urutan pelaksanaan dan doanya. Agar lebih mudah, Anda juga bisa membuka buku panduan doa-doa umrah.

Nah, berikut ini merupakan panduan tata cara melaksanakan ibadah umrah.

Niat Ihram di Miqat dan Doa Umrah

Rangkaian umrah dimulai dari Miqat dengan melakukan persiapan ihram. Ihram merupakan pakaian serba putih. Lelaki mengenakan dua kain panjang ihram tanpa pakaian dalam. Sedangkan bagi perempuan, diwajibkan menutup aurat dan disunnahkan mengenakan pakaian putih.

Adapun doa niat umrah adalah sebagai berikut.

لَلَبَّيْكَ اللهُمَّ عُمْرَةَ

نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَاَحْرَمْتُ بِهَا ِللهِ تَعَالَى

“Aku memenuhi panggilanMu ya Allah, untuk melaksanakan ibadah umrah”

“Sengaja aku mengambil niat umrah dan ihram karena Allah Ta’ala”

Anda bisa memilih satu di antara bacaan niat tersebut. Setelah niat dilafalkan, maka Anda harus mematuhi berbagai pantangan selama ibadah umrah.

Menuju Masjidil Haram

Selanjutnya Anda akan menuju Masjidil Haram. Selama perjalanan ini, Anda disunnahkan memperbanyak membaca talbiyah. Berikut lafal talbiyah yang dapat Anda baca:

لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ. لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ. اِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَاْلمُلْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak”

“Aku penuhi panggilanMu ya Allah, aku penuhi panggilanMu. Tidak ada sekutu bagiMu, aku penuhi panggilanMu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagiMu. Tidak ada sekutu bagiMu.”

Anda akan membaca talbiyah tersebut berkali-kali hingga tiba waktu thawaf di Masjidil Haram.

Melakukan Thawaf

Kemudian Anda akan melakukan thawaf dengan berkeliling Ka’bah sebanyak 7 putaran. Sebelum itu, Anda terlebih dahulu harus dalam keadaan berwudhu. Adapun doa ketika Anda masuk ke area Masjidil Haram, yaitu:

“Allahumma antassalaam, waminkassalaam fahayyinaa rabbanaa bissalaam wa adkhilnal jannata daarassalaam tabaarakta wata’aalaita yaa dzaljalaali wal ikraam. Allahummaftah lii abwaaba rahmatika wamaghfiratika wa adkhilnii fiihaa. Bismillahi walhamdulillahi wasshalaatu wassalaamu ‘alaa rasuulillaah.”

Selama melakukan thawaf, terdapat doa-doa yang Anda baca. Doa ini bersifat bebas, misalnya bisa berupa lantunan zikir atau doa lain. Sementara antara rukun yamani dan rukun hajar aswad, disunnahkan memperbanyak doa sapu jagad: “Robbanaa Robbanaa aatinaa fid dun-yaa hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar.”

Shalat Sunnah Thawaf

Selesai melakukan thawaf, Anda akan melaksanakan shalat sunnah 2 rakaat di sekitar Maqam Ibrahim. Ini dilakukan sebagai tanda penghormatan atas jasa Nabi Ibrahim A.S karena telah membangun Ka’bah.

Hal ini sesuai yang dikatakan oleh Nabi SAW, dikutip dari HR. Imam Muslim dalam Shahihnya Kitab al-Hajj No. 1218. “Bahwasanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam membaca dalam shalat thawaf qul huwallahu ahad dan qul yaa ayyuhal kaafiruun”

Minum Air Zamzam Agar Doa Umrah Berkah

Selanjutnya adalah meminum air zamzam sembari istirahat. Dalam rangkaian ini, terdapat juga doanya, yaitu:

“Allahumma inni as aluka ‘ilman nafi’an wa rizqon wasi’an wa syifaan min kulli daa’in wa saqomin birohmatika ya arhamar rohimiin.”

Melaksanakan Sa’i

Sa’i bisa juga disebut sebagai lari-lari kecil. Lokasinya berada antara bukit Shafa dan Marwa. Anda akan melakukan Sa’i ini sebanyak 7 kali di antara kedua bukit tersebut. Disunnahkan untuk membaca zikir dan doa-doa selama melakukan Sa’i.

Adapun bacaan doanya secara khusus tidak ada, akan tetapi dianjurkan agar membaca doa-doa terbaik yang Anda miliki.

Tahallul

Terakhir adalah melaksanakan tahallul dengan cara potong rambut. Lelaki biasanya akan mencukur habis rambutnya, sedangkan wanita tidak. Hal ini dilakukan sebagai bukti bahwa Anda telah melaksanakan umrah.

Pelaksanaan tahallul tidak boleh ditunda dan harus dilakukan saat itu juga.

Itulah pembahasan mengenai doa umrah dan tata caranya yang tidak bisa dilepaskan satu sama lainnya. Wujudkan langkah suci Anda ke Baitullah bersama Retali, ibadah nyaman sesuai Sunnah dan terjangkau.

Anda dapat menelusuri halaman website Retali ini untuk informasi selengkapnya. Bisa juga dengan mengikuti Instagram @retaliumrah.id untuk update kabar terkini seputar haji dan umrah serta wisata halal.